Sifat Sombong Kita Terlihat di Jalanan

Kita menyadari bahwa manusia bisa saja melakukan kesalahan. Kita mengetahui bahwa hal terbaik adalah memaafkan. Kita juga mengetahui bahwa sombong itu tidak baik. Kita membenci orang sombong, dan tidak bisa menerimanya dalam lingkungan pergaulan kita. Tetapi apakah kita sudah melihat ke dalam diri kita sendiri. Kadang justru kita yang sombong, tidak mau memaafkan, juga menganggap manusia tidak mungkin berbuat salah.

Suatu kejadian di jalan raya misalnya. Ketika berada di lampu merah, semua kendaraan berhenti. Saat lampu menunjukkan warna hijau, dengan tidak sabarnya kita mengklakson seolah-olah kendaraan yang di depan kita itu tidak penting dan kita harus melaju terlebih dahulu. Perkara ini sudah banyak kita jumpai di jalan raya di Indonesia. Sifat tidak sabaran kita, perlu kita tahu, membuat orang lain jengkel.  Seolah-olah hanya kita pengguna jalan, itu tidak bisa diterima.

Kejadian lain misalnya, ada sebuah sepeda motor yang ingin mendahului mobil. Dia memantau dan berhati-hati melihat keadaan di depan. Kita berada pada arah yang berlawanan dengannya. Ketika dia melihat kita, keputusannya adalah mengurung niat untuk mendahului mobil. Kita yang melihat dia ingin menikung (walaupun tidak jadi) dengan serta-merta menaikkan suara untuk memarahinya, ataupun membunyikan klakson, ataupun menguber-uber tarikan gas. Inikah yang disebut rendah hati. Coba sekali saja gantikan dengan melempar senyum kepada orang tersebut, dunia  akan terasa indah sekali.

Jika di jalan raya saja kita tidak bisa berbuat baik, bagaimana dalam kehidupan sehari-hari? Pasti semua orang sepakat bahwa sifat sombong itu tidak sedikitpun membawa manfaat bagi semesta. Justru akan membuat perpecaha antara sesama. Oleh karena itu, tekan egomu dan cobalah untuk menghormati orang lain, walaupun dia telah membuat kesalahan. Bukankah kita yakin manusia tidak ada yang sempurna? Bisa saja hari ini dia yang membuat kesalahan, besoknya kita yang akan membuat kesalahan bahkan lebih besar dari kesalahannya.

Untuk informasi tentang @the-garuda, kamu bisa kunjungi website

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *