Mana Temanmu?

Ada yang bilang kebahagiaan tidak bisa dibeli dengan uang. Tetapi nyatanya, sering sekali orang yang tidak punya uang bawaannya tidak bahagia. Benar juga orang yang punya banyak uang belum tentu bahagia. Sebenarnya bahagia itu bukan dari uang, tetapi dari diri kita sendiri. Namun, ada faktor yang bisa mengubah kita sendiri, dan itu adalah uang.

Kita bisa saja bahagia ketika apa yang kita rencanakan, atau apa yang kita kehendaki bisa tercapai dengan mudah. Baik itu berupa materi maupun teman-teman. Sekarang bahkan ada teman yang baru mau mendekat dengan kita ketika kita punya banyak uang. Kita tidak perlu mengajak mereka untuk ngopi, mereka sendiri yang akan menanyakan posisi kita.

Memang sebagian membantah apa yang disampaikan ini. Tapi nyatanya, apa yang di rasakan sebagian besar teman memang demikian. Uang memang jadi tolak ukur pertemanan dan eksistensi kita dalam populasi sosial. Jika sudah demikian, apa yang hharus kita lakukan?

Sayangi diri sendiri. Temukan teman yang benar-benar ada di saat kapanpun. Mereka biasanya akan menjauh ketika kita sudah punya uang dan sukses. Tetap bersama mereka, karena merekalah orang-orang yang tulus ingin bersama kita. Mereka tidak perlu uang kita. Mereka ingin membantu kita.

Sebagian teman hadir karena waktu, di saat yang tepat, mereka hadir dan bisa menjadi teman kita yang baik. Mereka akan pergi juga karena waktu. Hingga datang yang lain karena sebuah alasan. Mereka hadir dengan tulus untuk mengajari kita, membantu kita untuk tumbuh, mendengar cerita-cerita kita. Sebagian yang lain hadir karena materi yang ada pada kita. Mereka akan pergi saat materi itu tiada lagi.

Untuk informasi tentang @the-garuda, kamu bisa kunjungi website

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *